Beli Rumah Pertama? Ini 5 Hal yang Harus Dicek
Beli rumah pertama adalah keputusan besar yang melibatkan komitmen finansial jangka panjang. Bagi banyak orang di usia produktif, momen ini menjadi langkah awal untuk memiliki hunian sendiri sekaligus bentuk investasi masa depan.
Namun, tanpa persiapan yang matang, proses pembelian rumah bisa menimbulkan risiko yang tidak diinginkan. Agar tidak salah langkah, ada beberapa hal penting yang wajib Anda cek sebelum deal. Simak panduan lengkapnya berikut ini.
1. Pastikan Kondisi Finansial Sudah Siap
Langkah pertama adalah memastikan kesiapan finansial Anda. Evaluasi penghasilan dan pengeluaran bulanan untuk mengetahui berapa dana yang bisa dialokasikan untuk cicilan rumah.
Sebagai patokan, cicilan rumah sebaiknya tidak melebihi 30 hingga 40 persen dari penghasilan bulanan. Bank umumnya mensyaratkan angsuran KPR maksimal 30% dari penghasilan bersih. Perhitungan ini penting agar tidak mengganggu kebutuhan pokok keluarga.
Selain uang muka sekitar 20% dari harga rumah, siapkan juga biaya tambahan seperti BPHTB, notaris, administrasi bank, dan pajak pembelian. Pastikan Anda memiliki dana darurat yang cukup. Lakukan simulasi KPR di beberapa bank untuk membandingkan suku bunga dan tenor yang paling sesuai.
2. Cek Legalitas dan Dokumen Properti
Legalitas properti adalah aspek krusial yang tidak boleh diabaikan. Pastikan rumah memiliki sertifikat yang jelas, baik SHM (Sertifikat Hak Milik) maupun SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan). SHM memberikan hak kepemilikan tanpa batas waktu, sementara SHGB memiliki masa berlaku tertentu. Periksa apakah sertifikat atas nama penjual dan tidak dalam sengketa.
Sejak 2021, IMB telah digantikan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung). Pastikan rumah memiliki PBG atau IMB yang masih berlaku sebagai bukti bahwa bangunan telah memenuhi standar teknis dan kesesuaian tata ruang.
3. Perhatikan Lokasi dan Aksesibilitas
Lokasi adalah salah satu faktor terpenting yang menentukan kenyamanan dan nilai investasi properti jangka panjang.
Pilih rumah yang dekat dengan tempat kerja, sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan. Kedekatan dengan fasilitas umum akan menghemat waktu dan biaya transportasi sehari-hari. Periksa juga akses jalan dan ketersediaan transportasi umum di sekitar lokasi.
Perhatikan potensi perkembangan kawasan di masa depan. Daerah yang sedang berkembang dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, MRT, atau pusat bisnis baru cenderung mengalami kenaikan harga properti. Jangan lupa pertimbangkan keamanan lingkungan dan risiko bencana seperti banjir atau tanah longsor.
4. Tinjau Kualitas Bangunan dan Spesifikasi Teknis
Kondisi fisik bangunan harus diperiksa detail untuk menghindari biaya perbaikan tak terduga.
Periksa kualitas material struktur seperti pondasi, dinding, dan atap. Pastikan finishing seperti cat, keramik, dan kusen dalam kondisi baik. Untuk rumah bekas, pastikan bangunan terawat sehingga tidak memerlukan renovasi besar.
Cek sistem drainase untuk memastikan tidak ada masalah saluran air. Periksa instalasi listrik, kapasitas daya, dan kondisi kabel. Pastikan juga sistem plumbing berfungsi dengan baik.
Perhatikan denah rumah dan sirkulasi udara. Rumah dengan ventilasi baik akan lebih nyaman dan sehat ditempati. Tanyakan tentang garansi bangunan dari developer, terutama untuk rumah baru.
5. Reputasi Developer dan Skema Pembayaran
Memilih developer yang terpercaya merupakan langkah krusial untuk meminimalkan risiko penipuan maupun proyek mangkrak. Karena itu, lakukan riset terlebih dahulu terhadap proyek-proyek sebelumnya yang telah berhasil diselesaikan. Developer dengan reputasi baik umumnya memiliki rekam jejak yang jelas, portofolio yang terdokumentasi dengan baik, serta testimoni positif dari konsumen.
Selain reputasi, perhatikan juga transparansi harga yang ditawarkan. Pastikan developer memberikan rincian biaya secara terbuka, termasuk potensi biaya tambahan di luar harga utama. Setelah itu, bandingkan skema pembayaran yang tersedia, seperti KPR, cicilan bertahap, maupun promo khusus. Pilihlah skema yang paling sesuai dengan kemampuan finansial Anda agar arus kas tetap sehat dan terencana.
Tidak kalah penting, tanyakan kejelasan timeline pembangunan hingga serah terima unit agar Anda memiliki kepastian waktu. Kredibilitas developer juga dapat dilihat dari kerja samanya dengan perbankan. Umumnya, semakin terpercaya sebuah developer, semakin banyak pilihan bank yang bekerja sama untuk pembiayaan KPR, sehingga Anda memiliki alternatif pendanaan yang lebih fleksibel.
Sutera Nexen: Pilihan Rumah Tepat untuk First Timer
Bagi Anda yang sedang mencari rumah pertama, Sutera Nexen hadir sebagai solusi hunian ideal dengan harga terjangkau mulai 691 jutaan saja. Berlokasi strategis di jantung Balaraja dengan akses mudah 3 Menit ke Tol Balaraja Timur, Future Tol Serbaraja dan Stasiun MRT Balaraja.
Sutera Nexen menawarkan hunian modern berkonsep smart living dengan skema cicilan ringan yang memudahkan perencanaan finansial Anda. Sebagai developer terpercaya, Sutera Nexen berkomitmen memberikan legalitas properti lengkap, termasuk PBG dan dokumen pendukung lainnya.
Hubungi kami sekarang:
WhatsApp: 0878-3110-3838
Instagram: suteranexen
Kunjungi marketing gallery kami di Jl. Raya Serang, Cibadak, Kec. Cikupa, Tangerang dan rasakan sendiri pengalaman pertama beli rumah yang aman dan terpercaya.
